Delegasi Maroko Kunjungi Dekranasda Jabar

 
BANDUNG – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat menerima kunjungan kerja Delegasi Maroko guna melihat hasil karya kerajinan Jawa Barat di Kantor Dekranasda Jawa Barat Jl. Ir. H. Djuanda No. 19 Bandung, Senin (9/10/17).

Rombongan Delegasi Maroko yang dipimpin oleh Wakil Presiden Souss Massa, M. Abdel Jebar Elqastalani disambut baik Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan beserta pengurus. Pada kunjungannya, rombongan Delegasi Maroko disuguhi makanan khas dan kesenian Jawa Barat. Serta melihat hasil-hasil kerajinan Jawa Barat mulai dari tas, batik dan peralatan rumah tangga lainnya.

Ternyata, M. Abdel Jebar Elqastalani dan rombongan menyukai makanan, kerajinan dan kesenian Jawa Barat. Menurutnya, ini merupakan keterampilan sumber daya manusia yang mampu mengolah sumber daya alam berdasarkan perkembangan kebudayaan.

“Hal ini merupakan suatu perkembangan yang luar biasa sehingga kami merasakan kebahagiaan yang tidak terhingga dan berkesan. Ini merupakan kunjungan pertama dan disuguhi oleh hal-hal yang berkesan,” lanjutnya.

Netty mengungkapkan bahwa tadi M. Abdel Jebar Elqastalani memuji berbagai handy craft dan makanan yang ada di Jawa Barat. Bisa jadi juga kedepan ada kerjasama dalam bentuk pertukaran ilmu dan keterampilan yang dapat memberikan nilai lebih pada produk-produk Jawa Barat dan Souss Massa. Abdel Jebar sangat antusias melihat pengembangan atau pemanfaatan tanduk kerbau sebagai salah satu cendramata serta lukisan dan beberapa hal yang terkait dengan seni.

“Bahkan tadi menanyakan, apa ini menghasilkan suara dari bambu yang dibuat angklung. Nah ini menunjukkan boleh jadi disana ada role material yang mirip tapi belum diolah dengan baik sehingga manjadi menarik. Maka jika memungkinkan tanggal 14 – 15 November 2017 nanti ya kita jajaki mendalam Souss Massa dan Jawa Barat,” kata Netty.

Kedatangan Delegasi Maroko merupakan kunjungan balasan setelah Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan bertandang pada April 2017 lalu. Diungkapkan Abdel Jaber, InsyaAllah ada MoU yang akan ditandatangani di pertengahan bulan November dalam bidang ekonomi, kesenian, budaya, pendidikan dan politik.

Abdel Jaber menjelaskan kerjasama yang dijalin karena pihaknya mengutamakan saudara sendiri, Indonesia. Karena Indonesia yang membuat kami bisa merdeka tahun 1956. Dimulai dari yang kecil kemudian bertahap sampai kerjasama bilateral lain yang dapat kita bangun. Sehingga membawa kemaslahatan untuk Indonesia dan Maroko, khususnya Jawa Barat dan Souss Massa.

Netty menanggapi seperti yang telah disampaikan, bahwa persahabatan dan persaudaraan antara Indonesia dan Souss Massa sudah dibangun sejak Konferensi Asia Afrika 1955. Atas nama kemanusiaan, atas nama kesamaan aqidah dan persaudaraan Islam tentu akan sangat baik dilanjutkan dengan kerjasama yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak utamanya kerjasama ekonomi.

HUMAS JABAR