Pertama Dalam Sejarah, PON Dalam Aplikasi Gawai

30 Aug 2016 | 16621 VIEWS

BANDUNG – PB PON XIX dan Peparnas XV/2016 Jabar meluncurkan aplikasi Live Streaming untuk perangkat smarthphone. Pada acara peluncuran di Aula Barat Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Senin (29/8/16), Gubernur Jawa Barat sekaligus Ketua Umum PB PON dan Peparnas Jabar, Ahmad Heryawan (Aher) mencoba secara langsung aplikasi tersebut melalui smartphone miliknya.
 
Aplikasi ini akan menjadi sarana informasi segala hal tentang PON dan Peparnas Jawa Barat, termasuk streaming pertandingan sebelas cabang olahraga. “Aplikasi ini bisa juga menjadi sarana untuk mengajak orang untuk menonton. Mudah-mudahan ini akan mempermudah orang untuk mendapatkan – tidak hanya perolehan medali, tapi juga proses dari perolehan medali itu,” kata Aher dalam sambutannya.

Kepala Bidang Penyiaran dan Pelayanan Media (PPM) PB PON XIX Jabar Dadang Suharto mengatakan aplikasi untuk sistem operasi Android dan iOS tersebut bisa diunduh secara gratis di toko aplikasi Play Store. Sedangkan Apps Storebaru dapat diakses di awal September.  

Aplikasi bisa dijalankan terutama di telepon pintar, komputer sabak, komputer jinjing, dan desktop yang berbasis Android dan iOS. Rencananya, seluruh pertandingan akan disiarkan, namun tahap awal akan memutar live  sebelas pertandingan, yaitu Cabor Tinju, Atletik, Bola Basket , Bola Voli Indoor, Bola Voli Pasir, Tenis Lapangan, Tenis Meja, Akuatik Renang, Taekwondo, Pencak Silat, dan Karate.  

"Ini baru pertama kali ada sepanjang event olahraga di tanah air. Pengalaman baru ini akan memberikan kemudahan sekaligus kepuasan masyarakat Indonesia," katanya.
 
"Selain itu, aplikasi ini juga bentuk pelayanan bagi teman-teman media terutama yang berada di luar venue. Informasi yang disajikan insya allah mutakhir, dari PPM sudah menyiapkan media officer di tiap venue untuk pemutakhiran data," tambahnya. 

Dadang menjelaskan aplikasi tersebut hadir atas kerja sama PB PON dengan Bank BJB, sebagai bentuk partisipasi BUMD pada penyelenggaraan helatan olahraga terbesar level nasional ini.   

Setidaknya ada lima benefit utama, kata Dadang. Pertama, akses pertandingan dapat diakses dimana saja cukup menggunakan ponsel cerdas yang terkoneksi internet. 

Kedua, biaya operasional menjadi lebih murah karena tidak harus membeli slot pertandingan di media massa konvensional. Karenanya, bujet keseluruhan bisa diefisienkan. 

“Ketiga, pertandingan juga bisa disiarkan berbarengan secara serentak. Penonton bisa bebas memilih cabor mana yang diinginkan,”ungkapnya. 

Selanjutnya, live streaming juga bisa disiarkan tanpa terbatas durasi. "Siaran pertandingan pun bisa disimpan untuk kemudian disaksikan kembali," katanya. 

Menurut Dadang, PB PON memahami tren masyarakat Indonesia yang saat ini sedemikian terlekat pada gawai. Tanpa harus beranjak dari aktivitas kesehariannya, masyarakat bisa menyaksikan dan mendukung provinsi kebanggaannya. 

Dadang menjelaskan teknis pengunduhan. Di Play Store, masyarakat masuk ke halaman muka. Lalu, ketikkan “Pekan Olahraga PON 2016.” Selepas itu, maka akan muncul tautannya. Proses install akan berlangsung dalam hitungan kurang dari satu menit. 

Setelah terpasang, akan ada beberapa menu di aplikasi. Arahkan kepada menu Cabang Olahraga, yang terletak persis sebelah kiri menu Home. Nantinya, sambung Dadang, masyarakat akan diberikan dua pilihan yakni menonton langsung pertandingan yang disimpan di bagian atas. "Tepat di bawahnya, ada menu untuk menonton rekaman pertandingan yang sudah berlangsung," katanya. 

 

Aplikasi Lain 
Koordinator Bidang Teknologi Informasi Komunikasi PON Dadan Dadi Gumilar menambahkan, pihaknya membuat aplikasi tersebut sejak awal Agustus 2016 atau kurang dalam sebulan. Awal pembuatan adalah Android, dan direncanakan iOS diluncurkan selambatnya awal Sepetember nanti. 

Secara teknis, pertandingan di sebelas tempat tadi akan direkam oleh dua/tiga kamera. Kamera ini tersambung ke switcher, yang kemudian ditampung ke Vmix. Dari Vmix disambungkan ke server dengan menggunakan serat optik PT Telkom. 

“Server akan simpan data, bisa untuk langsung ditransmisikan ke gawai kalau diakses live. Atau  bisa juga terus disimpan dan langsung masuk kalau ada user ingin lihat hasil pertandingan dalam bentuk rekaman,” sambungnya. 

Dadi mengatakan pihaknya belum berencana memasang komentator di tiap pertandingan. Akan tetapi, desain grafis konten akan dimunculkan pada setiap venue streaming, terutama yang memberi keterangan nama atlet dan hasil skor pertandingan. 

PB PON sendiri, kata dia, selain aplikasi tersebut, sebelumnya telah membuat dua aplikasi gawai yang lebih duluan dirilis. Yakni yang bersifat umum  terkait pelaksanaan PON XIX dan Peparnas XV 2016 dengan nama PON PEPARNAS JABAR 2016. Menu di dalamnya antara lain Berita, Pertandingan, Jabarpedia, dan Foto. 

Satu lagi adalah Game Result PON Jabar 2016 dengan menu antara lain jadwal dan hasil, perolehan medali, cabang olahraga, atlet, kontingen, dan venues.