Pengurus Purna Paskibraka Jabar Resmi Dilantik

28 Apr 2017 | 2177 VIEWS

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menyaksikan pelantikan Pengurus Purna Paskibraka Indonesia Provinsi Jawa Barat Periode 2016-2021 oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Purna Paskibraka Pusat Gusta Feriza di Aula Timur Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Jumat (28/4/17).

Pengurus Purna Paskibraka Jabar ini adalah hasil dari kegiatan musyawarah daerah Purna Paskibraka Jabar. Diharapkan pengurus baru organisasi para mantan Pasukan Pengibar Bendera di Jawa Barat ini akan menjadi regenerasi dalam rangka pengembangan organisasi.

Dalam sambutannya, Aher mengatakan meskipun telah menjadi purna, Aher meminta Paskibraka tetap mempertahankan keunggulan yang dimiliki agar bisa berkiprah di berbagai tempat. Paskibraka adalah komunitas pilihan dari setiap sekolah dan masing-masing daerah (kabupaten/kota, provinsi).

"Baik Paskibraka kabupaten/kota, maupum provinsi semuanya adalah anak-anak terpilih," kata Aher.

"Saya ingin karena saudara adalah pilihan dalam tema Paskibraka, maka harus kita pertahankan sifat-sifat keterpilihan tersebut. Alhamdulillah anggota PPI sudah berkiprah di berbagai tempat, seperti di pemerintahan, ada yang menjadi pengusaha juga, dan lain-lain," lanjutnya.

Untuk mempertahankan kekompakan sebuah organisasi Paskibraka, Aher berpesan agar para anggota bisa menghadirkan kekokohan dalam organisasi. Hal ini bisa diwujudkan melalui komunikasi dan memperkuat korsa sesama anggota.

"Hadirkan kekokohan organisasi dalam PPI ini, komunikasi dilancarkan. Untuk komunikasi saat ini mudah, bisa menggunakan IT, tidak harus ketemu muka, tapi bisa ketemu muka jarak jauh. Hari ini hambatan komunikasi bisa kita hilangkan, tapi pada saat yang sama korsa diperkuat, saling dorong satu sama lain, karena tidak mungkin jadi anggota Paskibraka tanpa prestasi," harap Aher.

Organisasi Purna Paskibraka merupakan organisasi besar. Organisasi ini ada disetiap kabupaten/kota juga provinsi di seluruh Indonesia. Setiap tahunnya, Indonesia melahirkan sebanyak 25.000 orang anak-anak pilihan melalui program Paskibraka. Di Jawa Barat sendiri tidak kurang 1.200 orang anak bangsa dilahirkan melalui Paskibraka setiap tahunnya.

"Ini akan menjadi sebuah potensi yang dahsyat, yang besar apabila ada perhatian, kepedulian dari semua stakeholder pemangku kebijakan di daerah masing-masing. Ini adalah aset bangsa yang harus diteruskan dan dibina," tutur Ketua Umum Pengurus Pusat Purna Paskibraka Pusat Gusta Feriza dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Gusta juga ingin ada sinergitas antara Pengurus PPI Jawa Barat dengan Pemerintah Daerah setempat. Sinergitas ini bisa dituangkan melalui semboyan Paskibraka, yaitu BIG (Bersahaja, Inovatif, dan Global). Seorang Purna Paskibraka harus mempunyai jiwa bersahaja, tidak sombong, tidak merasa lebih atau paling pintar dengan prinsip "padi semakin menguning semakin merunduk".

"Purna Paskibraka juga harus mempunyai jiwa yang inovatif, melahirkan karya-karya yang inovatif, karya-karya yang berjenjang dan berkelanjutan. Dan juga harus mempunyai wawasan global tetapi bertindak lokal. Think globaly, act locally. Itulah seorang Purna Paskibraka yang BIG sebenar-benarnya," pungkas Gusta.

 

HUMAS JABAR