Pemprov Jabar Berkomitmen Perhatikan Pendidikan Hafidz Quran

22 May 2017 | 2470 VIEWS

KAB. BEKASI – Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar (Demiz) menghadiri acara Wisuda para santri atau Hafizh dan Hafizhah Al-Quran 30 Juz di Pondok Pesantren (Ponpes) Daarul Fikri Yayasan Qobasat Annur, Kampung Warung Bambu RT 01 RW 09 Telagamurai, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Minggu (21/5/17). Ada sebanyak 344 orang santri yang diwisuda dan 93 santri diantaranya hafal 30 Juz Al-Quran.

Dalam sambutannya, Demiz atas nama Pemprov Jawa Barat dan pribadi menyampaikan rasa bahagianya. Dia bangga bisa menyaksikan generasi muda Islam Jawa Barat bisa dekat dengan Al-Quran, sebagai wujud kecintaan sejatinya kepada Allah SWT dan Rasul-Nya.

Untuk itu, pada kesempatan ini Demiz pun menyampaikan komitmen Pemprov Jawa Barat untuk terus memperhatikan kelanjutan pendidikan formal para Hafizh Quran ke jenjang yang lebih tinggi. Bantuan ini akan diberikan baik melalui beasiswa ataupun program bantuan pendidikan lainnya.

“Insya Allah, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat juga akan berupaya memperhatikan kelanjutan pendidikan formal para Hafizh Quran asal Jawa Barat jenjang pendidikan yang lebih tinggi, baik melalui program beasiswa ataupun bantuan pendidikan lainnya, sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia unggulan di Jawa Barat,” ujar Demiz.

“Jadi kami sudah menyiapkan bantuan pendidikan bagi para Hafizh 30 Juz Al-Quran itu baik yang ditingkat SMA maupun yang kuliah nantinya. Setelah ini pihak Yayasan bisa berkomunikasi dengan Disdik agar bisa terealisasi dengan baik,” tambahnya.

Demiz juga mengajak para stakeholder terkait agar bersama-sama memberikan dukungan terhadap program pencetakan para Hafizh dan Hafizhah. Menurut Demiz ini penting, karena mereka adalah penjaga kemurnian dan keaslian Al-Quran, kitab suci yang terakhir diturunkan Allah SWT sebagai penyempurna kitab-kitab suci yang diturunkan sebelumnya.

Pada Tahun Ajaran 1437-1438 H/2016-2017 M ini, Ponpes Daarul Fikri mewisuda sebanyak 344 orang wisudawan/wati. Mereka dari jenjang TK, MI, SDIT, SMPIT, SMA, Mualimin, dan Mualimat (santri yang khusus mempelajari Al-Quran di ponpes). Tidak hanya dari Jawa Barat, wisudawan/wati ini berasal dari Papua, Lombok, provinsi lain di Pulau Jawa, serta berbagai daerah lainnya di Indonesia.

 

 

HUMAS JABAR