Aher Ingin Alumni IPB Tularkan Ilmu Ke Masyarakat Demi Ketahanan Pangan

14 Apr 2017 | 3738 VIEWS

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) berharap, para lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) yang sejatinya memiliki ilmu pengetahuan tentang pertanian dapat mengembangkan sumber daya alam dan berperan aktif dalam membina serta memberikan pemberdayaan kepada masyarakat.

Mereka juga harus berkontribusi melalui kritik dan advokasi terhadap kebijakan pemerintah yang terkait dengan pertanian dan sumber daya alam.

Hal tersebut Aher ungkapkan saat memberikan sambutan pada acara pengukuhan dan pelantikan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB) se-Jabar, di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Jumat (14/04/2017).

"Kita ingin peran mereka lebih kokoh, memberikan pikiran segarnya kepada masyarakat supaya berdampak pada ketahanan pangan kita," ungkapnya.

Menurutnya, bila pemberdayaan terhadap pangan dilakukan secara terus-menerus dan melalui pendekatan teknologi terkini, maka swasembada pangan di Jabar akan tercapai, baik pangan holtikultura maupun perkebunan.

"Tantangan kita bagaimana caranya potensi SDA ini dimanfaatkan dengan baik untuk ketahanan pangan," katanya.

Di Jawa Barat khususnya, keberadaan ribuan alumni IPB tersebar di seluruh Jabar. Bahkan beberapa dari mereka menjabat sebagai kepala dinas di Pemprov Jabar.

Ketua Umum Dewan Pengurus Daerah HA IPB Jabar, Dewi Sartika menuturkan, saat ini jumlah alumni IPB di Jabar yang sudah terdaftar sebanyak 3500 orang. Diperkirakan, ada 6000 lebih alumni yang belum terdata.

"Diperkirakan ada lebih dari 6000 yang masih kita data," katanya.

HA IPB merupakan wadah berkarya para alumni IPB untuk berkiprah dan berkontribusi terhadap diri, sesama alumni dan masyarakat.

"Kita memiliki program yang betul-betul terlaksana dengan baik, ruang lingkup kerja yang luas dan menjadi lembaga yang dinamis," tuturnya.

Sebelumnya, hingga akhir tahun 2016 di Jabar baru ada 2 DPC Kabupaten/ Kota yang terbentuk yaitu DPC HA IPB Subang dan Garut.

"Sekarang sudah lengkap di 27 Kokab, ini modal yang sangat besar dan berarti untuk lebih mengabdi kepada masyarakat," pungkas Dewi.

HUMAS JABAR